Nia Nurdiansyah, Blogger yang Cinta Lingkungan Sekaligus Owner Little Organic Kitchen

No comments

 

Nia Nurdiansyah

Nia Nurdiansyah, Blogger yang Cinta Lingkungan Sekaligus Owner Little Organic Kitchen

Halo, Teman Cantik!
 
Nia Nurdiansyah. Itulah namanya. Blogger perempuan yang tinggal di Kota Semarang yang cinta lingkungan mulai dari menanam tanaman organik, mengubah sampah organik jadi kompos, memilah sampah sesuai jenisnya dan mendirikan usaha kuliner dengan rasa yang enak dan terbuat dari bahan-bahan organik.
 
Mbak Nia Nurdiansyah juga blogger yang sudah tidak asing di kalangan para blogger. Saya mengenal dan berjumpa dengan Mbak Nia saat ada acara di Lunpia Cik Me Me Semarang pada bulan Januari 2018. Mbak Nia merupakan owner sekaligus chef dari Little Organic Kitchen yang merupakan pelopor makanan dan minuman sehat dan organik.

Mbak Nia memulai menulis di blog untuk sharing pengalaman agar bermanfaat untuk banyak orang. Mbak Nia juga berpesan saat menulis di blog jangan menggunakan bahasa alay dan jangan menggunakan kata-kata yang kaku. Selain itu, menulis di blog juga harus menerapkan EYD yang benar dan tidak boleh typo. Duh, saya kayaknya sering typo deh kalau nulis di blog. Dan ternyata kalau nulis di blog dan typo maka yang akan terjadi adalah timbul kesalahpahaman.
 
Pesan baik yang bisa kita contoh dari Mbak Nia adalah mulai mencintai lingkungan dengan cara yang sederhana dari diri kita sendiri yaitu memilah sampai sesuai jenisnya. Menulis hal-hal yang bermanfaat untuk orang lain di blog. Dan mulai makan makanan yang sehat dan bergizi yang enak. Silahkan mampir ke blog mbak Nia www.nianurdiansyah.com jika ingin lebih banyak tahu informasi dan tulisan-tulisan karya Mbak Nia ya, teman!
 
Nyobain Minuman Sehat Warna Biru dari Little Organic Kitchen, Ternyata Bunga Telang Jadi Bahan Utama

Bunga, ah pasti semua perempuan suka bunga. Termasuk saya, saya memang menyukai bunga namun saya kurang bisa dan tidak telaten menanam dan merawatnya. Terbukti dari beberapa bunga yang ada di depan rumah saya, semua bunganya ditanam dan dirawat oleh kakak dan ibu saya. Saya akan merawat bunga tersebut kalau sedang ingat saja, bahkan tak jarang saya sering dapat omelan karena bunganya layu dan kemudian mati karena tidak saya siram.

Bicara bunga saya jadi teringat dengan bunga yang ada di acara pernikahan seperti bunga mawar dan bunga melati. Tapi, apakah sobat sudah tahu ada salah satu jenis bunga yang masih jarang diketahui orang banyak padahal bunga tersebut bisa dijadikan minuman yang sehat? Bunga tersebut adalah Bunga Telang.

Menurut info yang saya dapatkan dari Wikipedia Indonesia, Bunga Telang (Clitoria Ternatea) adalah salah satu jenis tumbuhan yang masuk dalam anggota suku polong-polongan dan berasal dari Asia tropis, namun sekarang ini telah menyebar ke seluruh daerah tropika. Bunga Telang ini juga merupakan jenis tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Di beberapa tempat di dunia, penyebutan nama Bunga Telang memiliki nama yang berbeda. Kalau di Inggris, Bunga Telang ini memilki beberapa nama seperti Butterfly Pea, Blue Pea Vine, dan Pigeon Wings. Selain bisa digunakan untuk pewarna alami pada minuman, Bunga Telang juga biasanya dijadikan tanaman hias karena warna bunganya yang indah di pandang mata.

Warna biru pada Bunga Telang memberikan ciri khas tersendiri yang menurut saya unik. Di beberapa negara di Asia Tenggara, Bunga Telang dimanfaatkan sebagai pewarna alami pada makanan ataupun kue. Sedangkan di Negara Malaysia, ekstrak mahkota Bunga Telang dimanfaatkan untuk pewarna alami pada ketan.

Akhirnya saya mengenal Mbak Nia Nurdiansyah yang merupakan seorang Blogger sekaligus Founder Titik Tengah Partnership dan memberi saya satu botol minuman organik yang ternyata terbuat dari Bunga Telang. Mbak Nia Nurdiansyah juga merupakan chef dari Little Organic Kitchen. Untuk info lebih lengkapnya sobat bisa mengikuti Instagram @little.organic.kitchen agar sobat bisa tahu tentang minuman sehat dari tanaman organik.

Awalnya saya ragu ketika Mbak Nia Nurdiansyah memberikan saya minuman organik yang berwarna biru tersebut. Saya semakin berhati-hati dan selektif saat akan meminum sesuatu setelah saya terkena batu ginjal dan kram ginjal beberapa tahun yang lalu.

Kekhawatiran saya ternyata enyah begitu saja karena minuman tersebut adalah produk homemade tanpa pengawet, warnanya biru yang menjadi warna yang paling saya sukai, dan menggunakan gula batu sebagai pemanisnya sehingga tidak terasa lengket di tenggorokan apalagi kalau masih dalam keadaan dingin. Seger bener pokoknya.

Botolnya pun travel friendly jadi tidak membuat isi tas sesak dan penuh. Terima kasih Mbak Nia Nurdiansyah atas minuman sehat dan minuman organik dari Bunga Telang ini. Jadi, apakah kalian sudah pernah minum teh warna biru alami yang berasal dari bunga Telang?

No comments

Terima kasih sudah berkunjung ke blog Sinok Farida dan memberikan komentar 😍