Laura Basuki, Pemain Film Terbang Menembus Langit Adu Akting Bareng Dion Wiyoko dan Baim Wong
Halo, Teman Cantik!
Laura
Basuki. Itulah namanya. Pemain film Terbang Menembus Langit yang adu
akting bareng Dion Wiyoko dan Baim Wong. Btw, Laura Basuki dan Dion
Wiyoko tuh jadi tokoh utama film Terbang Menembus Langit. Saya pernah
bertemu langsung dengan Laura Basuki saat ada cara Meet and Greet film
Terbang Menembus Langit di Cinepolis Java Mall Semarang. Laura Basuki
tuh cantik banget saat saya bertemu langsung dengan artis cantik Laura Basuki.
Nggak cuma cantik tapi juga juga aktingnya bagus saat jadi pemain film.
Sukses selalu untuk Laura Basuki.
Film Susi Susanti: Love All, Perjuangan Atlet Badminton Susi Susanti Mengharumkan Nama Bangsa Indonesia
Siapa
nih yang suka nonton film dengan tokoh utama Laura Basuki dan Dion
Wiyoko? Setelah sebelumnya saya menonton film Terbang Menembus Langit
dengan tokoh utama Laura Basuki dan Dion Wiyoko maka kali ini saya akan
membahas tentang film yang berjudul Susi Susanti: Love All dengan tokoh
utama Dion Wiyoko dan Laura Basuki. Lalu, seperti apa sih jalan cerita
dari film yang berjudul Susi Susanti: Love All ini?
Judul : Susi Susanti Love AllNama Pemain : Laura Basuki Berperan Sebagai Susi Susanti dan Dion Wiyoko Berperan Sebagai Alan Budi KusumaTanggal Tayang : 24 Oktober 2019Durasi : 96 Menit
Film
yang berjudul Susi Susanti: Love All ini diangkat dari kisah nyata
atlet Badminton yaitu Susi Susanti. Film ini diawali dengan Susi remaja
yang tidak suka menari balet tapi ibunya Susi malah mengikutsertakan
Susi dalam lomba menari balet.
Namun
Susi kabur saat lomba menari balet tersebut walaupun Susi sudah memakai
baju menari balet lengkap. Ternyata Susi kabur dan ikut tanding
badminton dan Susi menang. Semenjak saat itu kedua orang tua Susi
mendukung Susi untuk menjadi atlet badminton.
Susi
pun akhirnya berlatih di asrama atlet badminton di Jakarta. Susi harus
banyak latihan untuk menjadi seorang atlet badminton. Pemilik asrama
atlet badminton itu mengatakan kalau Susi punya potensi menjadi atlet
badminton yang akan sukses besar.
Dan
ternyata latihan paling banyak untuk atlet badminton adalah dengan
menggerakkan raket dan shuttlecock ke tembok hingga cuci baju dengan
tangan untuk melatih otot-otot tangan agar tidak kaku saat bermain
badminton.
Ternyata
Susi ini naksir dengan sesama atlet badminton di asrama tersebut yaitu
Alan Budi Kusuma. Namun Alan tuh lebih banyak menghabiskan waktu bersama
dengan teman-temannya sesama atlet badminton karena Alan tidak tahu
kalau Susi naksir Alan.
Susi
naksir Alan ini ternyata membawa dampak buruk bagi Susi karena
permainan Susi sebagai atlet badminton kacau. Untungnya Susi mendapat
semangat dari pelatihnya untuk mengesampingkan urusan asmara karena
menjadi atlet badminton itu lebih penting.
Susi
pun fokus dengan badminton dan Susi memenangkan banyak pertandingan.
Dan ternyata Alan juga naksir Susi dan akhirnya mereka berdua
berpacaran. Namun setelah mereka berpacaran tuh prestasi Alan dan Susi
juga anjlok lagi sebagai atlet badminton.
Namun
Susi dan Alan membuktikan kalau akhirnya mereka bisa memenangkan emas
olimpiade Barcelona tahun 1992 dan mengharumkan nama bangsa Indonesia.
Tapi sayangnya Susi belum diakui menjadi warga negara Indonesia padahal
Susi sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia karena Susi adalah orang
Indonesia keturunan Tionghoa.
Susi
pun berbicara di depan media tentang Negara Indonesia yang belum juga
menerbitkan surat kewarganegaraan untuk Susi. Dan pada akhirnya Susi
resmi menjadi warga Indonesia setelah mendapat surat keterangan warga
negara Indonesia.
Di
tahun 1997, Susi dan Alan menikah. Mereka berdua mendapat julukan
pengantin olimpiade karena sama-sama menang di olimpiade. Awalnya Susi
belum mau menikah dulu karena ingin tanding di Asian Games untuk
mendapatkan emas. Namun Alan tidak setuju dan akhirnya mereka menikah
sebelum Asian Games digelar. Di tahun 1998, Susi hamil dan akhirnya Susi
memutuskan untuk Gantung Raket.
Itulah
sedikit hal yang dapat saya sampaikan tentang film yang berjudul Susi
Susanti: Love All. Seneng banget bisa nonton film ini karena belajar
sejarah badminton di Indonesia dan ikut bangga Indonesia punya atlet
badminton Susi Susanti yang sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia di
kancah dunia. Untuk kalian yang suka main badminton tuh kalian bisa
banget nonton film yang berjudul Susi Susanti: Love All ini!
Nonton Film Terbang Menembus Langit di Cinepolis Java Mall Semarang, Kisah Nyata Perjuangan Onggy Hianata Pemuda Tarakan Keturunan Tionghoa Meraih Kesuksesan
Minggu,
08/04/2018. Saya dan beberapa anggota GandjelRel (Komunitas Blogger
Khusus Perempuan Kota Semarang) mengikuti acara seru yaitu Meet &
Greet Plus Nonton Bareng Film Terbang tepatnya di Java Mall Semarang.
Saat
itu adalah pengalaman pertama saya ke Java Mall Semarang. Kenapa
demikian? Karena letak Java Mall Semarang lumayan jauh jadi saya belum
pernah menginjakkan kaki ke Java Mall Semarang. Saya lebih suka ngemall
yang berada di sekitar lapangan Simpang Lima Semarang.
Minggu
sore, 08/04/2018. Saya berangkat dari Kota Kendal pukul 16.00. WIB dan
sampai di Java Mall Semarang sekitar jam 17.15 WIB. Setelah itu saya
kaget ketika ada rombongan para pemain Film Terbang seperti Marcel
Darwin, Indra Jegel, dan Fajar Nugra.
Senang
itu pasti karena mereka adalah artis yang sering muncul di TV. Apalagi
saat pembukaan acara Meet & Greet disambut dengan seru dan disertai
lelucon lucu dari para komika ini (Indra Jegel & Fajar Nugra).
Senang
luar biasa, tak ketinggalan bisa bertemu langsung dengan Laura Basuki
yang merupakan tokoh utama di dalam film Terbang ini. Pukul 19.20. WIB,
seluruh peserta Meet & Greet masuk ke gedung bioskop untuk menonton
Film Terbang.
Judul : Terbang Menembus LangitNama Pemain : Dion Wiyoko Berperan Sebagai A Chun Onggy Hianata, Laura Basuki Berperan Sebagai Chandra Dewi Istri Onggy Hianata, Baim Wong Berperan Sebagai Aek Hernando, Dinda Hauw Berperan Sebagai Ailing, Indra Jegel Berperan Sebagai Togar, Fajar Nugra Berperan Sebagai Solihin, dan Marcell Darwin Berperan Sebagai JoeTanggal Tayang : 19 April 2018Durasi : 111 Menit
Film
Terbang Menembus Langit adalah film biopic yang diangkat dari kisah
nyata Onggy Hianata, pemuda dari Tarakan yang merupakan keturunan
Tionghoa. Dion Wiyoko lah yang berperan sebagai Onggy Hianata di dalam
Film Terbang ini. Hey, hey, sobat sudah tahu belum Kota Tarakan itu
dimana? Masa iya sih belum tahu? Cuz deh buka Google Maps sekarang juga
dimana letak kota Tarakan!
Terlahir
dari keluarga yang tidak mampu tidak membuat Onggy patah semangat untuk
tetap mendapatkan pendidikan tinggi. Kasih sayang dari kedua orang tua
Onggy yang tetap menasihati anaknya dan menginginkan yang terbaik untuk
anaknya membuat Onggy bertekad untuk meraih mimpi.
Dengan
biaya seadanya akhirnya Onggy merantau ke Surabaya untuk menempuh
pendidikan kuliah. Sebagai anak kuliahan bukan berarti Onggy hanya
mengandalkan kiriman uang dari orangtuanya saja. Onggy mencoba mencari
uang dengan berjualan buah apel sampai berjualan jagung bakar saat ia
masih kuliah.
Selain
Dion Wiyoko, ada pula Laura Basuki yang berperan sebagai Candra Dewi
yang merupakan istri dari Onggy Hianata. Peran Laura Basuki di dalam
Film Terbang membuat para penonton wanita kagum dengan sosok ketegaran
seorang istri yaitu Candra Dewi yang selalu mendampingi suami dalam suka
maupun duka. Mungkin ini memang benar jika dibalik kesuksesan suami
pasti ada istri yang selalu mendukung dan mensupport.
Sosok
Onggy Hianata di dalam Film Terbang ini menjadi inspirasi bagi para
penonton karena Onggy selalu tetap berusaha mendapatkan uang agar bisa
hidup bahagia dan sukses tentunya. Berulang kali Onggy jatuh dan gagal
dalam menjalankan usahanya, ditipu orang sampai menanggung banyak
kerugian namun Onggy tidak pernah menyerah dan tidak pernah takut
mencoba hal baru.
Adegan
yang paling saya suka di dalam Film Terbang ini adalah ketika Onggy
sedang makan siang di pabrik dan berbincang dengan seorang pria yang
juga menjadi karyawan pabrik dimana Onggy bekerja. Perbincangan tersebut
membahas tentang kegelisahan seorang ayah yang akan melihat anaknya
menikah. Ayah tersebut sedih kalau selama hidupnya hanya dipakai untuk
bekerja di pabrik tanpa bisa melihat tumbuh kembang anaknya.
Ini
bener banget karena kalau kita kerja sama orang lain kita kurang bisa
menikmati hidup. Hidup kan cuma sekali ya? Maka nikmati saja hidupmu
sebelum ajal menjemputmu! Tepak atau wadah makan yang berwarna merah
yang digunakan untuk makan siang di dalam adegan tersebut mengingatkan
saya dengan pengalaman saya menjadi kuli pabrik. Jadi, kalo semisal saya
jadi kuli pabrik lagi dan selamanya jadi kuli pabrik maka mungkin saja
saya kurang bisa menikmati indahnya hidup.
Selain
penuh inspirasi dan motivasi, Film Terbang juga bisa bikin ketawa
ketiwi karena akting para pemain pendukungnya yang kocak abis seperti
Indra Jegel & Fajar Nugra. Ada juga para pemain pendukung lain yang
ada di Film Terbang ini seperti Dinda Hauw & Baim Wong. Film ini
juga membuat saya makin cinta dengan Tanah Air Indonesia yang kaya akan
suku, budaya dan agama. Darimanapun daerah asal kita, agama kita, suku
kita, kita tetap satu yaitu Indonesia.
Film
Terbang Menembus Langit diproduksi oleh Demi Istri Production.
Sutradara dari Film Terbang Menembus Langit adalah Fajar Nugros dan
produsernya adalah Susanti Dewi. Film Terbang Menembus Langit berdurasi 2
jam. Kalo menurut saya pas banget ya durasinya, nggak terlalu pendek
atau nggak terlalu panjang.
Setelah
acara nonton Film Terbang, saya kira langsung keluar terus pulang saja
gitu. Tapi ternyata para pemain Film Terbang beserta para kru hadir
masuk ke bioskop untuk kembali menyapa para penonton Film Terbang ini.
Saya makin bahagia ketika saya bertemu langsung dengan pasangan suami
istri Fajar Nugros & Susanti Dewi yang merupakan sosok penting dari
Film Terbang ini.
Seketika saya menyapa kedua
orang tersebut lalu minta foto bareng. Pas mau minta foto bareng idola
tuh rasanya deg-degan sampai saya ngomongnya belibetan karena gugup.
Bahagia jingkrak-jingkrak akhirnya ketemu dua orang yang saya kagumi
sejak tahun 2016.
Jadi, hepi banget rasanya
nonton film yang bagus dan dapat bonus ketemu langsung dengan produser
dan sutradaranya. Kalau kalian pernah nggak sih nonton film terus ketemu
langsung dengan produser dan sutradaranya?
Itulah
sedikit review mengenai Film Terbang, intinya film ini mengajak
penonton terutama para kawula muda agar tetap berjuang meraih mimpi
tanpa takut gagal dan tentunya tetap hidup rukun dalam keanekaragaman
suku, budaya, agama dan bahasa karena kita satu yaitu Indonesia.
Referensi Gambar dan Tulisan : Akun Media Sosial Laura Basuki



No comments
Terima kasih sudah berkunjung ke blog Sinok Farida dan memberikan komentar 😍