Adhisty Zara, Pemain Film Dua Garis Biru Jadi Bintang Iklan Trueve

No comments

 

Adhisty Zara

Adhisty Zara, Pemain Film Dua Garis Biru Jadi Bintang Iklan Trueve

Halo, Teman Cantik!

Adhisty Zara. Itulah namanya, artis cantik yang merupakan member JKT48 dan pemain film Dua Garis Biru. Adhisty Zara juga merupakan bintang iklan produk kecantikan Trueve. Di postingan ini saya akan membahas tentang novel dan film Dua Garis Biru serta produk Trueve.

 

 



TRUEVE Moisturizer Gel, Bukan Produk Korea Tapi Produk Lokal Indonesia



Siapa nih yang mengira kalau TRUEVE itu brand dari Korea Selatan karena ada tulisan huruf Korea pada kemasan produk? Awalnya saya fikir begitu tapi ternyata saya salah karena TRUEVE ini produk lokal Indonesia. Dan kali ini saya akan membahas tentang TRUEVE Moisturizer Gel yang saya pakai dan saya cocok memakai TRUEVE Moisturizer Gel ini. Tapi tiap orang berbeda ya cocok atau tidak karena orangnya beda dan jenis kulitnya juga berbeda.

Apa aja nih yang kalian fikirkan sebelum membeli moisturizer? Apakah hanya karena brand ternama? Apakah manfaatnya untuk wajah kita? Atau karena saat sedang ada promo diskon saja? Ingat ya kawan beli moisturizer itu yang sesuai dengan kulit kita dong ya tentunya.

TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel merupakan produk pelembab wajah yang teksturnya gel. TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel dikemas dalam box kardus untuk packaging luar dan jar pump untuk bagian dalam. Packaging TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel ini berwarna biru navy sehingga terlihat mewah dan elegan.

TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel ini memiliki manfaat yang baik untuk kulit karena dilengkapi dengan Inca Omega Oil untuk menghidrasi kulit wajah, NMF (Natural Moisturizing Factor) untuk menjaga kulit wajah tetap kenyal, Ceramide-6 cocok untuk kulit wajah orang Asia, dan Hyalu-10 yang mudah meresap ke kulit wajah.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel ini memberi manfaat baik untuk kulit wajah yaitu memperkuat skin barrier yang merupakan lapisan kulit wajah paling luar, menghidrasi kulit wajah, dan melembabkan kulit wajah.

Cara penggunaan TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel juga mudah sekali yaitu pertama bersihkan wajah terlebih dahulu dengan micellar water dan sabun cuci muka. Setelah itu pakai toner dan serum. Selanjutnya bisa memakai TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel di kulit wajah secara rutin yaitu pagi dan malam hari.

Pengalaman Pertama Bersama TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel

Ini adalah untuk pertama kalinya saya memakai TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel. Kesan pertama saya suka dengan packaging warna biru navy yang terlihat mewah dan elegan. Packaging juga unik karena dikemas dalam jar pump sehingga kita hanya perlu membuka tutupnya dan memencet pump sehingga tidak akan terjadi produk meleber kemana-mana sehingga aman dan irit dalam pemakaian.

TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel teksturnya gel lembut dan berwarna putih. Aromanya pun wangi lembut sehingga saya suka dengan aroma TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel. Saat saya memakai TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel saya langsung suka karena moisturizer ini mudah menyerap ke kulit wajah. Dan saat mengoleskan TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel kulit wajah terlihat langsung agak lebih cerah. Mungkin jika digunakan setiap hari maka hasilnya akan lebih maksimal.

Dengan banyak manfaat untuk kulit wajah dari TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel maka sudah banyak para beauty influencer yang memakai TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel. Dan TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel bisa dibeli di Official Shop TRUEVE yang ada di Shopee dengan harga 180 ribu Rupiah dengan isi TRUEVE Barrier Complex Moisturizing Gel sebanyak 30 gram.

Itulah sedikit hal yang dapat saya sampaikan tentang TRUEVE Moisturizer Gel yang ternyata produk lokal Indonesia dan cocok untuk kulit saya. Jika ada promo diskon 90% maka saya akan segera memborong TRUEVE Moisturizer Gel ini. Jadi, apakah kalian sudah pernah memakai TRUEVE Moisturizer Gel?


Baca Buku Dua Garis Biru Karya Gina S Noer dan Lucia Priandarini, Apakah Arti Dua Garis Biru yang Sebenarnya?

 

Menonton film yang berjudul Dua Garis Biru beberapa tahun yang lalu tuh sempat ramai karena Angga Yunanda dan Zara JKT48 yang jadi tokoh utama. Saya pun juga sudah menonton film yang berjudul Dua Garis Biru itu. Dan ternyata tidak hanya film saja tapi ada juga versi novelnya. Dan kali ini saya akan membahas tentang novel yang berjudul Dua Garis Biru by Gina S. Noer dan Lucia Priandarini.

Judul Buku : Dua Garis Biru

Nama Penulis : Gina S. Noer dan Lucia Priandarini

Nama Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama


Novel yang berjudul Dua Garis Biru by Gina S. Noer dan Lucia Priandarini ini menceritakan tentang Bima, siswa SMA yang selalu saja nilainya di bawah rata-rata walaupun Bima sudah belajar dengan tekun, sering membaca, dan sering menghafal tapi tetap saja Bima selalu memiliki nilai di bawah rata-rata.

Berbeda dengan Dara, siswi cantik yang suka K-Pop dan sering tidak begitu memperhatikan pelajaran tapi selalu saja nilainya sempurna. Dara dan Bima ini duduk bersebelahan tapi nilai mereka seperti langit dan bumi.

Bima belum punya pandangan dan belum punya arah akan kemana setelah lulus SMA. Di kampungnya Bima, banyak yang setelah lulus SMA langsung bekerja di minimarket dan supermarket. Dan sarjana satu-satunya di kampung tersebut adalah kakaknya Bima.

Jika Bima belum punya arah dan pandangan akan kemana setelah lulus SMA maka berbeda dengan Dara yang sudah punya rencana untuk kuliah di Korea Selatan. Wow, keren sekali ya Dara ini gadis pintar dengan rencana yang oke.

Walaupun Dara dan Bima ini memiliki banyak hal yang berbeda namun ternyata mereka saling menyayangi dan akhirnya mereka pacaran. Pacaran yang kebablasan membuat Dara akhirnya hamil dan hal tersebut membuat orang tua Dara dan Bima merasa sangat kecewa dengan Dara dan Bima.

Ya, semua orang pasti akan kecewa dengan anaknya jika hal-hal buruk itu terjadi yaitu hamil sebelum menikah. Orang tua akan merasa gagal dalam mendidik anaknya. Ya tentu saja tidak hanya kecewa tapi marah dan emosi menjadi satu.

Lalu, bagaimana Dara akan melanjutkan kuliah jika Dara hamil? Bagaimana dengan Bima yang menyebabkan Dara hamil? Apakah Dara dan Bima sanggup menghadapi semua hal tersebut jika orang tua mereka masih marah dan kecewa?

Membaca novel yang berjudul Dua Garis Biru by Gina S. Noer dan Lucia Priandarini ini tuh gimana ya kok seperti kisah nyata gitu padahal ini kan bukan kisah nyata. Jalan ceritanya menarik dan tentunya memiliki banyak pesan baik untuk penontonnya.

Pesan baik yang saya dapat dari membaca novel yang berjudul Dua Garis Biru by Gina S. Noer dan Lucia Priandarini yaitu harus sangat hati-hati saat berpacaran karena berpacaran bisa membuat kebablasan yang bisa merusak masa depan. Pokoknya intinya itu sih karena kalau sudah kebablasan dan hamil sebelum menikah tuh pasti ada banyak hal yang harus dihadapi.

Itulah sedikit hal yang dapat saya sampaikan tentang novel yang berjudul Dua Garis Biru by Gina S. Noer dan Lucia Priandarini. Untuk kalian yang sudah nonton film yang berjudul Dua Garis Biru maka tidak ada salahnya juga untuk membaca novel yang berjudul Dua Garis Biru by Gina S. Noer dan Lucia Priandarini walapun ceritanya sama.




 
Nonton Film Dua Hati Biru, Karena Buah Hati dan Keluarga Tercinta Adalah yang Paling Utama
 

Siapa nih yang udah nonton film Dua Garis Biru? Nah, untuk kalian yang udah nonton film Dua Garis Biru maka akan semakin asik kalau kalian menonton film yang berjudul Dua Hati Biru karena film Dua Hati Biru adalah kelanjutan dari film yang berjudul Dua Garis Biru. Lalu, seperti apa sih jalan cerita dari film yang berjudul Dua Hati Biru ini?

Judul : Dua Hati Biru

Nama Pemain : Angga Yunanda Berperan Sebagai Bima, Aisha Nurra Datau Berperan Sebagai Dara Yunika, dan Farrel Rafisqy Berperan Sebagai Adam

Tanggal Tayang : 17 April 2024

Durasi : 106 Menit


Film Dua Hati Biru ini menceritakan Dara yang akhirnya pulang ke Indonesia setelah lulus kuliah di Korea Selatan. Saat masih di Korea Selatan, setiap harinya tuh Dara video call dengan Adam buah hatinya bersama dengan Bima.

Adam tinggal bersama dengan Bima dan kedua orangtua Bima. Adam memanggil ibunya Bima dengan sebutan ibu nenek karena memang sejak lahir hingga usia empat tahun tuh Adam dirawat oleh ibunya Bima. Orangtuanya Dara pun sering berkunjung untuk melihat keadaan Adam.

Namun, setelah Dara pulang eh malah Adam nggak mau dekat dengan Dara karena mengira Dara hanya ada di video call saja. Namun setelah pendekatan yang sulit akhirnya Adam mulai bisa menerima Dara sebagai ibunya.

Namun setelah Dara menjadi ibu rumah tangga tuh Dara merasa bosan karena hanya tinggal numpang di rumah orangtuanya Bima atau orangtuanya Dara. Dara ingin hidup mandiri dan lepas dari orang tua karena setiap kali ada masalah tuh orangtuanya Bima pasti ikut campur jadi Dara dan Bima belum bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.

Akhirnya Dara dan Bima ngontrak rumah walaupun pada awalnya ibunya Bima nggak setuju. Dara, Bima, dan Adam pun tinggal di rumah kontrakan tersebut. Dan masalah lain datang saat Dara mulai bosan menjadi ibu rumah tangga karena tidak bisa berpenghasilan. Dan gajinya Bima yang sering molor dan jumlahnya sedikit. Pada akhirnya Dara pun lebih memilih bekerja di perusahaan kosmetik di bagian penelitian dengan catatan Dara pura-pura masih single karena owner perusahaan kosmetik lebih memilih pekerja yang masih lajang.

Lalu, apa jadinya jika ayahnya Dara menghilang entah kemana untuk waktu yang lama dan ibunya Dara berniat untuk menjual rumah mewah milik keluarga mereka? Dan karena hal itu juga Dara ingin kembali lagi ke Korea Selatan. Lalu, apakah Bima akan setuju jika Dara ke Korea Selatan lagi padahal Dara baru saja pulang dan berusaha dekat dengan Adam buah hati mereka?

Menonton film yang berjudul Dua Hati Biru ini asik juga tapi saya kurang suka dengan penggantian pemain filmnya karena di film Dua Garis Biru tuh Zara JKT48 yang jadi Dara Yunika tapi kok di film Dua Hati Biru bukan Zara JKT48 yang berperan sebagai Dara.

Banyak pesan baik dari film yang berjudul Dua Hati Biru ini seperti harus belajar hidup mandiri agar bisa mandiri dan orangtua tidak ikut campur dengan masalah yang dialami, bagaimana cara menghadapi masalah bagi pasutri muda, dan bagaimana cara dekat dengan anak sendiri setelah empat tahun berpisah. Jadi, apakah kalian tertarik untuk menonton film yang berjudul Dua Hati Biru?





Referensi Gambar dan Tulisan : Akun Media Sosial Adhisty Zara

No comments

Terima kasih sudah berkunjung ke blog Sinok Farida dan memberikan komentar 😍